Pasang Iklan Gratis

Larry Page pindahkan aset saat crazy rich teknologi galang Rp 6,14 triliun lawan pajak jumbo

 Larry Page, salah satu pendiri Google yang kekayaannya diperkirakan mencapai USD 279,3 miliar atau sekitar Rp5.044 triliun berdasarkan kurs Rp18.060 per dolar AS, menurut Forbes Real-Time Billionaires per 19 Oktober 2026, memindahkan sejumlah entitas bisnisnya keluar dari California di tengah rencana pengenaan pajak kekayaan bagi para miliarder.

Pada saat bersamaan, para taipan teknologi menghimpun lebih dari USD 340 juta atau Rp6,14 triliun untuk menggagalkan Proposition 40, usulan pajak yang berpotensi memengaruhi perdebatan ketimpangan kekayaan di Amerika Serikat.

Menurut dokumen yang ditinjau Business Insider, kantor pengelola kekayaan keluarga Page, Koop, terdaftar di Delaware setelah keluar dari California pada akhir Desember 2025. Sejumlah entitasnya turut dialihkan, termasuk Flu Lab LLC yang mendanai penelitian influenza, One Aero yang mendukung bisnis mobil terbang, serta perusahaan aviasi Dynatomics. Flu Lab dan One Aero tercatat berkantor di Florida. Page juga dilaporkan tidak lagi tinggal di California.

Langkah tersebut terjadi setelah Page dikabarkan berencana meninggalkan negara bagian itu akibat usulan pajak sebesar 5 persen atas kekayaan bersih penduduk yang melampaui USD 1 miliar. Proposition 40 dijadwalkan diputuskan melalui pemungutan suara pada awal November 2026. Jika disahkan, sebagian besar penerimaannya akan membiayai layanan kesehatan, disusul pendidikan dan bantuan pangan.

Dilansir dari The Guardian, Senin (19/10/2026), kubu penentang telah menghimpun lebih dari USD 340 juta untuk melawan usulan tersebut. Dalam 19 hari pertama September, mereka menghabiskan sedikitnya USD 21,2 juta untuk kampanye yang mencakup iklan, pesan teks otomatis, dan surat kepada pemilih. Sergey Brin, sesama pendiri Google, menjadi penyumbang terbesar dengan sedikitnya USD 102 juta, disusul mantan CEO Google Eric Schmidt dengan lebih dari USD 42 juta.

Penentang lainnya mencakup Peter Thiel, CEO DoorDash Tony Xu, pendiri Stripe Patrick Collison, dan investor mata uang kripto Chris Larsen. Sebaliknya, kubu pendukung baru mengumpulkan hampir USD 33 juta, terutama dari serikat pekerja kesehatan. Kampanye oposisi menyebut pajak itu sebagai ancaman bagi dokter, guru, usaha kecil, keluarga pekerja, dan layanan keselamatan publik.

René Bravo, Presiden California Medical Association, menyatakan dalam iklan penolakan, "Mereka yang mendorong Proposition 40 mengatakan kebijakan ini dimaksudkan untuk meningkatkan layanan kesehatan. Itu tidak benar." Kubu oposisi juga mengklaim kebijakan tersebut dapat merusak anggaran dan perekonomian tanpa jaminan peningkatan layanan kesehatan.

Sebaliknya, serikat pekerja SEIU-United Healthcare Workers West mengusulkan pajak itu untuk mengatasi pemangkasan dana kesehatan federal pada masa pemerintahan Donald Trump. Mereka memperkirakan penerimaan pajak dapat mempertahankan layanan kesehatan bagi 3,4 juta warga California.

Senator Bernie Sanders menyebutnya "inisiatif pemungutan suara terpenting di negara ini" dan mengatakan, "Seluruh negeri, bahkan orang-orang dari berbagai belahan dunia, memperhatikan apa yang terjadi di sini."

Persaingan semakin rumit karena Proposition 41 dan 42, dua usulan tandingan yang didukung penentang pajak, juga masuk dalam surat suara November. Keduanya berpotensi menggagalkan Proposition 40 apabila memperoleh lebih banyak suara setuju.

David McCuan, profesor ilmu politik di Sonoma State University, memperingatkan, "Proposition 41 dan 42 memiliki klausul yang dirancang untuk menghancurkan Proposition 40."

Jajak pendapat University of California pada akhir September mencatat dukungan terhadap pajak sebesar 45 persen, berbanding 42 persen yang menolak. Sebulan sebelumnya, dukungan unggul tujuh poin persentase.

Presiden California Federation of Labor Unions Lorena Gonzalez menuding, "Para miliarder menggelontorkan ratusan juta dolar untuk iklan menyesatkan guna membingungkan pemilih mengenai Proposition 40 karena mereka tahu bahwa memajaki orang kaya mendapat dukungan publik."

Pertarungan ini berpotensi menjadi tolok ukur bagi usulan pajak kekayaan di negara bagian lain menjelang pemilihan presiden 2028. Bagi California, hasilnya akan menentukan nasib pungutan miliarder sekaligus menguji seberapa jauh kekuatan finansial kelompok teknologi dapat memengaruhi kebijakan publik.

0 Response to "Larry Page pindahkan aset saat crazy rich teknologi galang Rp 6,14 triliun lawan pajak jumbo"

Posting Komentar